Rabu, 09 April 2014

STOP PMO (Porn, Masturbate, Orgasm)






Oke, sekarang saya akan memberikan informasi tentang kebiasaan PMO. Sebelumnya saya akan mengganti penggunaan kata "saya" menjadi "gue". Maklumlah...





Banyak dari kalian bahkan yang terjebak di dalam realitas ini. kita jgn munafik lah, pasti banyak dari kita yang terjebak sma kebiasaan coli/masturbasi, nonton pilem biru, dan sebagainya. Tanpa kita sdar kita telah menjadi budak bagi kebiasaan tersebut. Dan tanpa kita sadari juga kita telah merusak tubuh kita sendiri dan membuat dosa di mata tuhan. Sekarang coba liat agama mana sih yang menganjurkan bahkan membolehkan kita untuk “kimpoi (menikah)” dengan diri kita sendiri? None bro, gue dan elu pun udah tau jawaban nya, ga usah dibahas disini, tpi yang pasti PMO (Porn, Masturbate, and Orgasm) dilarang di setiap agama. Pernah terlintas ga, kenapa tuhan mengharamkan aktivitas yang “mengasyikan” itu?  
Trust me bro, karena aktivitas itu semua merugikan jiwa dan tubuh kita.


Kalo lo nonton film porno pasti rata - rata durasi nya ada yang satu jam, dua jam bahkan, kecuali yang kelas 3gp ya (if you know what I mean, mehehehe  )lo harus tau kalo itu semua cuma akal- akal an produsen film porno nya aja, secara ga langsung lo bakal mikir wih hebat banget tahan sampe 1 jam baru keluar, grow up man! Waktu syuting kan ada sesi cut nya, nah itulah gunanya editing di dunia perfileman!!!  Buat lebih jelasnya kayaknya udah banyak artikel yang ngejelasin sistem produsen film porno. pokoknya lo bakalan muncul suatu mindset yang aneh - aneh yang ditimbulin akibat kecanduan lo nonton film porn. Pernah nongton film DON JUAN? 

*note
percaya sama gue, ketika lo sedang nafsu dan lo cari2 buat bacol entah itu film bokep di file komputer lo atau di internet, dan kenyataan yang di dapat adalah : LO GA BAKAL DAPETIN VIDEO YANG EMANG BENER2 BIKIN LO PUAS DAN PAS DENGAN APA YANG LO MAU. Lo bakal nyari lagi nyari lagi meskipun yang sebelumnya udah dahsyat banget tapi lo bakal terus nyari dan lo ngerasa kurang greget, karna emang dasarnya sifat asli manusia ga akan pernah puas sama apa yang didapetinnya, phew, gue pun mengalami nya.

Kerugian dari PMO

Coba deh sekarang kalian nyoli? Bsk apa yang terjadi? Badan lemes, elu bkal jadi orang yang pemarah ga sabaran, ga ada semangat, belum lagi ada rasa bersalah di dalam diri. Hidup secara ga langsung bakal jadi hambar, elu bakal ga sadar telah di program untuk menjadi seorang budak. Ketika elu liat film yang kaya "gituan" dan liat cewe atau cowo yang real life, bakal kurang tertarik bahkan menyandingkan nya dengan film yang elu liat.

*beda ketika orang ngelakuin seks hubungan badan (Not PMO), sensasi nya bakal kerasa, So that’s why god forbid us to do PMO. Karna basically emang ga ada manfaat nya, beda sama real sex ...

Beberapa kerugian nya :
- Cepat lelah, malas untuk beraktivitas.
- Daya pikir dan daya ingat menurun
- minder dalam pergaulan
- tidak dapat menikmati hidup sepenuh nya.
- rasa gelisah dan bersalah
- ejakulasi dini dan kemandulan 
- dan lain-lain yang banyak banget kalo disebutin 

sumber: Kaskus; Google


2 komentar:

  1. Assalamualaikum wr.wb.
    Dear, Hasan. Di sini saya mencoba menyesuaikan diri dengan menggunakan diksi dan menyusun kalimat secara baik dan benar, karena tentu ini berkaitan dengan projek bahasa Indonesiamu.

    Saya nggak tahu kapan kamu akan baca komen ini. Saya cuma mau bilang, saya senang mendapati kamu akhirnya menulis. Menulis sepanjang ini, maksudnya. Beberapa postingan adalah suatu pencapaian yang bagus. Saya tahu kamu cerdas, punya banyak gasasan dan kritikan. Bukan orang yang kalau sedang diam itu murni melamun. Maka dari itu, meskipun blog ini dirintis karena tuntutan tugas sekolah, buat saya nggak masalah. Toh, kalau pada akhirnya kamu terbiasa menuangkan isi pikiran di sini, kamu menikmatinya, kamu akan terus melakukannya meski tugasnya sudah berakhir.

    Kalau kamu bingung, kenapa saya memilih menaruh komentar di postingan ini, jawabannya sederhana saja. Karena judul yang lugas dan memang paling menonjol dari semua judul postingan di blogmu ini.

    Oke, sekian saja. Saya nggak mau kamu kelelahan membaca celotehan saya. Maaf kalau mengganggu. Kabari saya ya, kalau kamu akhirnya membaca komen ini.

    Sehat sukses senang dan semangat selalu.
    Tanara.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus